Sejarah Badminton

Sejarah Badminton dan 6 Pemain Badminton Terbaik

Sejarah Badminton dan 6 Pemain Badminton Terbaik – Badminton ialah salah satu dari sebagian olahraga yang paling populer di Indonesia. Animo masyarakat mengenai badminton tak pernah surut dari tahun ke tahun. Terdapat sebagian alasan di balik kecintaan masyarakat Indonesia kepada olahraga raket ini. Aksesibilitas permainan badminton cukup gampang, ialah cuma membutuhkan sepasang raket dan sebuah kok. Grameds dapat bermain badminton selama lokasi hal yang demikian mempunyai ruang lapang, seperti di halaman depan rumah, jalur kosong, atau ruangan dalam rumah yang kosong.

Elemen lain yang membiBadminton adalah salah satu dari sebagian olahraga yang paling populer di Indonesia. Animo masyarakat mengenai badminton tak pernah surut dari tahun ke tahun. Terdapat sebagian alasan di balik kecintaan masyarakat Indonesia kepada olahraga raket ini. Aksesibilitas permainan badminton cukup gampang, ialah cuma membutuhkan sepasang raket dan sebuah kok. Grameds dapat bermain badminton selama lokasi hal yang demikian mempunyai slot ruang lapang, seperti di halaman depan rumah, jalur kosong, atau ruangan dalam rumah yang kosong.

Unsur lain yang membikin masyarakat seperti itu beratensi meniru badminton yaitu fakta seandainya Indonesia mempunyai prestasi dalam cabang olahraga ini. Dibandingi dengan olahraga populer lain seperti sepak bola dan bola voli, regu nasional badminton di Indonesia tetap mengharumkan nama negara di ajang internasional.

Sejarah Badminton dan 6 Pemain Badminton Terbaik

Indonesia mempunyai sejumlah pemain bermutu yang dapat berkompetisi dengan negara-negara lain. Mayoritas negara yang memiliki banyak pemain hebat di bermacam sektor berasal dari Benua Asia, seperti Jepang, Korea Selatan, Malaysia, dan tentunya, Cina. Cuma ada segelintir negara dari Benua Eropa seperti Denmark yang dapat berkompetisi dengan negara-negara dari Benua Asia.

Melainkan, apakah Grameds tahu bahwa walaupun dikala ini negara-negara dari Benua Asia merajai cabang olahraga ini, sejarah badminton hakekatnya berasal dari Benua Eropa, tepatnya dari negara Inggris beserta sebagian negara persemakmurannya?

Bagi penggemar badminton yang telah mantan pejuang, fakta hal yang demikian mungkin telah mereka kenal saat mempelajari badminton lebih dalam. Melainkan, bagi orang-orang yang baru saja beratensi mendalami olahraga kok ini, mungkin saja hal ini terdengar mengagetkan. Terutamanya, dikala ini jarang sekali pemain badminton dari Eropa yang terdengar prestasinya.

Faktanya yaitu negara Inggris yang kali pertama mempopulerkan badminton ke semua dunia. Momen ini terjadi pada sekitar tahun 1870-an saat mereka dikala itu sedang mengkolonisasi negara India. Penjajah Inggris memandang masyarakat India bermain sebuah permainan mengaplikasikan raket dan semacam bola yang terbuat dari wol.

Sesudah para penjajah pulang ke negaranya, mereka membikin semacam klub badminton di kampung halaman mereka. Awalnya, permainan badminton dapat dimainkan sampai 8 orang, di mana 8 orang hal yang demikian akan dibagi menjadi 2 regu dan mengisi masing-masing lapangan.
Namun, tata tertib ini dengan kencang mereka ubah, sebab dirasa terlalu banyak orang di dalam lapangan dan membikin permainan menjadi kurang tepat sasaran. Hasilnya, permainan badminton cuma dapat dimainkan optimal oleh 4 orang saja. Hukum ini adalah salah satu tata tertib paling permulaan dalam olahraga badminton.

Sebelum kita melanjutkan ke pembahasan selanjutnya mengenai sejarah badminton, Grameds mungkin pernah mendengar persaingan “All England Open“, salah satu persaingan tertua dan yang paling bergengsi dalam olahraga badminton. Terbukti, persaingan Roulette online ini kali pertama diselenggarakan pasca kepulangan para tentara Inggris ini.

Ialah J. H. E. Hart, yang dikala ini menjabat sebagai kepala Bath Badminton Club, yang menyelenggarakan persaingan All England Open pada tahun 1899. Sebelumnya, tepatnya pada tahun 1893, dirinya bersama dengan sebagian koleganya juga mendirikan asosiasi badminton Inggris bernama Badminton Association of England (BAE).

All England Open yang paling pertama diselenggarakan cuma memuat 3 sektor saja, ialah ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran. Sektor tunggal putra dan sektor tunggal putri walhasil dimasukkan ke dalam persaingan ini menjelang tahun 1900.kin masyarakat seperti itu beratensi meniru badminton merupakan fakta apabila Indonesia mempunyai prestasi dalam cabang olahraga ini. Dibandingi dengan olahraga populer lain seperti sepak bola dan bola voli, regu nasional badminton di Indonesia tetap mengharumkan nama negara di gelanggang internasional.

Indonesia mempunyai sejumlah pemain bermutu yang dapat berkompetisi dengan negara-negara lain. Mayoritas negara yang memiliki banyak pemain hebat di pelbagai sektor berasal dari Benua Asia, seperti Jepang, Korea Selatan, Malaysia, dan tentunya, Cina. Cuma ada segelintir negara dari Benua Eropa seperti Denmark yang dapat berkompetisi dengan negara-negara dari Benua Asia.

Tetapi, apakah Grameds tahu bahwa padahal dikala ini negara-negara dari Benua Asia merajai cabang olahraga ini, sejarah badminton hakekatnya berasal dari Benua Eropa, tepatnya dari negara Inggris beserta sebagian negara persemakmurannya?

Bagi penggemar badminton yang telah mantan pejuang, fakta hal yang demikian mungkin telah mereka kenal saat mempelajari badminton lebih dalam. Tetapi, bagi orang-orang yang baru saja beratensi mendalami olahraga kok ini, mungkin saja hal ini terdengar mengagetkan. Terutama, dikala ini jarang sekali pemain badminton dari Eropa yang terdengar prestasinya.

Faktanya merupakan negara Inggris yang kali pertama mempopulerkan badminton ke segala dunia. Momen ini terjadi pada sekitar tahun 1870-an saat mereka dikala itu sedang mengkolonisasi negara India. Penjajah Inggris memperhatikan masyarakat India bermain sebuah permainan mengaplikasikan raket dan semacam bola yang terbuat dari wol.

Sesudah para penjajah pulang ke negaranya, mereka membikin semacam klub badminton di kampung halaman mereka. Awalnya, permainan badminton dapat dimainkan sampai 8 orang, di mana 8 orang hal yang demikian akan dibagi menjadi 2 regu dan mengisi masing-masing lapangan.
Namun, aturan ini dengan kencang mereka sicbo ubah, sebab dirasa terlalu banyak orang di dalam lapangan dan membikin permainan menjadi kurang tepat sasaran. Akibatnya, permainan badminton cuma dapat dimainkan optimal oleh 4 orang saja. Undang-undang ini ialah salah satu aturan paling permulaan dalam olahraga badminton.

Sebelum kita melanjutkan ke pembahasan selanjutnya mengenai sejarah badminton, Grameds mungkin pernah mendengar persaingan “All England Open“, salah satu persaingan tertua dan yang paling bergengsi dalam olahraga badminton. Ternyata, persaingan ini kali pertama diselenggarakan pasca kepulangan para tentara Inggris ini.

Yakni J. H. E. Hart, yang dikala ini menjabat sebagai kepala Bath Badminton Club, yang menyelenggarakan persaingan All England Open pada tahun 1899. Sebelumnya, tepatnya pada tahun 1893, dirinya bersama dengan sebagian koleganya juga mendirikan asosiasi badminton Inggris bernama Badminton Association of England (BAE).

All England Open yang paling pertama diselenggarakan cuma memuat 3 sektor saja, yakni ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran. Sektor tunggal putra dan sektor tunggal putri hasilnya dimasukkan ke dalam persaingan ini menjelang tahun 1900.